MM Kenari: Tips dan Triks
Headlines News :
.

Latest Post

Showing posts with label Tips dan Triks. Show all posts
Showing posts with label Tips dan Triks. Show all posts

Tips Mempercepat Kawin

Written By MM Kenari on Wednesday, March 20, 2013 | 12:47 AM

Salah satu kendala yang kadang membuat peternak pemula kenari frustasi adalah sulitnya kenari jantan birahi dan kenari betina siap untuk kawin. Mungkin untuk peternak yang sudah berpengalaman akan sangat mudah dan mengerti, kapan jantan birahi dan betina siap kawin. Pada tips beternak kenari ini akan kita sampaikan bagaimana cara mengawinkan kenari jantan dan kenari betina agar cepat dan menghasilkan anakan yang bagus dan sehat.

Tips dan langkah-langkah mengawinkan kenari, cara beternak kenari praktis :
1. Tidak pernah mencampur jantan betina dalam waktu lama. Artinya, selama penjodohan hingga mau kawin, jangan pernah dicampur dalam satu sangkar.
2. Ketika kenari jantan sudah benar-benar gacor dalam kesehariannya, dan betina sudah matang kelamin (kloaka terlihat bengkak memerah) dan sudah menyusun sarang di sangkar lainnya, proses mengawinkan baru dimulai.
3. Jika kondisi sudah seperti yang saya sebutkan di atas, maka pilihlah waktu pagi hari setelah kita selesai bersih-bersih dan memberi pakan semua momongan, masukkan jantan kenari yang sudah siap itu ke sangkar kenari betina.
4. Jika setelah dimasukkan si kenari jantan tidak juga segera mau naik mengawini si betina, ambillah kenari gacor kita yang lainnya, dan dekatkan ke sangkar jantan-betina yang sedang akan kita kawinkan.
5. Begitu melihat pesaing datang, biasanya kenari jantan akan segera “naik” ke atas betina dan terjadilah perkawinan.
6. Biarkan jantan dan betina kenari berduaan sampai sekitar 1 jam. Dalam rentang waktu itu, biasanya terjadi 2-3 kali perkawinan atau lebih.
7. Setelah poin 6 terlampaui, pisahkan jantan dan betina kenari sehingga keduanya tidak saling lihat.
8. Ulangi kesemua langkah di atas selama 3 hari berikutnya. Nah, setelah lewat 4 hari masa perkawinan, kenari jantan dan betina tidak perlu dicampur lagi. Betina akan bertelur dan mengerami sendiri telur-telurnya.

Teknik Ternak Kenari : Mencampur Induk Jantan Betina

Mungkin cara atau teknik ternak kenari ini jarang sekali diterapkan di Indonesia, mungkin karena pertimbangan keuntungan dan alasan menjaga stamina si Pejantan. Namun membaca-baca artikel tentang teknik ternak kenari di luar negeri sono (padahal belum pernah ke sono...), mereka menerapkan teknik ternak kenari dengan tidak memisahkan jantan dari induk betina sampai anak-anakan kenari bisa makan sendiri.

Saya juga pernah punya pengalaman dengan salah satu induk betina yang saya punya. Saat sudah kawin dan akhirnya bertelur, saya memisahkan pejantannya. Setelah mengeram dan akhirnya menetas, si betina malas atau enggan meloloh piyik kenari atau memberi makan anak kenari tersebut. Akibatnya anakan mati. Sungguh ironi dengan penantian saya. Karena saat ini harga kenari sedang baik di pasaran kenari.
Pada intinya, pada tips kali ini kita akan mencampur induk jantan dan betina sehingga kedua burung tersebut bisa memberi makan anak-anaknya secara bersamaan.
Mungkin tidak salah kita menerapkan teknik ternak kenari seperti ini, namun teknik ternak kenari ini membutuhkan kandang yang agak besar dan kuat. Dan juga harus mempunyai stok pejantan yang banyak. Selamat mencoba.
sumber: http://kicauan-mania.blogspot.com/2012/08/teknik-ternak-kenari-mencampur-induk.html

Written By MM Kenari on Tuesday, March 19, 2013 | 11:53 PM


Selamat sore Kicau mania semua, pada kesempatan sore ini saya akan menulis tentang kandang yang cocok untuk penangkaran kenari
Salah satu faktor sukses tidaknya kita dalam beternak dipengaruhi oleh pertama jenis indukan, kandang / sangkar ternak, pakan ternak kenari dan ruangan yang tepat dan nyaman untuk menempatkan kandang-kadang kenari.

Bagaimana ruangan yang baik dan nyaman untuk sukses ternak kenari, berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan, 

Pertama, pastikan ruangan ternak mempunyai ventilasi udara yang cukup, artinya jangan terlalu besar, sehingga angin sangat banyak masuk ke dalam ruangan, dan juga jangan terlalu kurang, ini menyebabkan ruangan menjadi terasa pengap.

Kedua, atap ruangan dihindari terbuat dari atap berbahan seng, sehingga apabila terkena terik matahari, suasana menjadi sangat panas. Ini membuat keadaan telur ataupun indukan menjadi kurang nyaman dan tidak baik. Pakai atap ruangan dengan genteng tanah.

Ketiga, pastikan membuat sejuk suasana di sekitar ruangan, misalnya dengan menanam pohon-pohon perindang, tanaman perdu dan bila memungkinkan buat kolam kecil, agar suasana menjadi lebih sejuk.

Keempat, jauhkan ruangan dari tempat bising, hindari dipinggir jalan raya, didekat mesin-mesin, atau didekat ruangan yang didalamnya digunakan untuk bekerja yang menimbulkan suara-suara yang bising.
English German Italian Dutch Japanese Korean

Populer News

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. MM Kenari - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger